Cara Membuat Surat Pengunduran Diri dari Perusahaan

Surat pengunduran diri merupakan suatu pemberitahuan resmi yang disampaikan oleh seorang karyawan kepada perusahaan bahwa ia akan mengundurkan diri dari pekerjaannya. Surat ini harus dibuat dengan baik dan benar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau masalah di kemudian hari. Berikut adalah cara membuat surat pengunduran diri dari perusahaan.

1. Tentukan Alasan Anda Mengundurkan Diri

Sebelum menulis surat pengunduran diri, pastikan anda sudah memiliki alasan yang kuat mengapa ingin keluar dari perusahaan. Alasan tersebut harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa alasan yang umumnya menjadi penyebab seseorang mengundurkan diri antara lain:

a. Mendapat Tawaran Kerja Lain

Anda mungkin menerima tawaran kerja dari perusahaan lain yang menawarkan gaji dan fasilitas yang lebih baik.

b. Tidak Cocok dengan Lingkungan Kerja

Lingkungan kerja yang tidak kondusif atau perbedaan pendapat dengan atasan atau rekan kerja dapat menjadi alasan seseorang mengundurkan diri.

c. Alasan Pribadi

Ada beberapa alasan pribadi yang mungkin membuat anda memutuskan untuk mengundurkan diri, seperti masalah kesehatan, keluarga, atau pendidikan.

2. Perhatikan Waktu yang Tepat

Sebelum mengajukan surat pengunduran diri, pastikan anda telah memperhatikan waktu yang tepat. Ada beberapa momen yang ideal untuk mengundurkan diri, seperti:

a. Setelah Menyelesaikan Proyek

Jika anda sedang bekerja pada sebuah proyek, sebaiknya tunggu hingga proyek tersebut selesai sebelum mengajukan pengunduran diri.

b. Setelah Menerima Bonus atau Kenaikan Gaji

Jika anda baru saja menerima bonus atau kenaikan gaji, sebaiknya tunggu hingga beberapa bulan sebelum mengajukan pengunduran diri. Hal ini akan memberikan kesan yang positif pada perusahaan.

c. Sebelum Cuti Panjang

Jika anda berencana untuk mengambil cuti panjang, sebaiknya ajukan pengunduran diri sebelumnya agar perusahaan dapat mencari pengganti anda.

3. Buat Surat Pengunduran Diri dengan Baik dan Benar

Setelah memiliki alasan yang jelas dan sudah menentukan waktu yang tepat, saatnya membuat surat pengunduran diri. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat surat pengunduran diri:

a. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Tegas

Gunakan bahasa yang jelas, tegas dan sopan dalam menulis surat pengunduran diri. Jangan menggunakan bahasa yang kasar atau menyalahkan pihak lain.

b. Sertakan Tanggal dan Alamat Tujuan

Sertakan tanggal dan alamat tujuan atau penerima surat pada bagian depan surat.

c. Jelaskan Alasan Pengunduran Diri

Jelaskan alasan pengunduran diri dengan singkat dan jelas di bagian pembuka surat.

d. Sampaikan Rasa Terima Kasih

Sampaikan rasa terima kasih pada perusahaan dan rekan kerja atas kesempatan bekerja dan pengalaman yang diberikan.

e. Sertakan Periode Pemberitahuan Pengunduran Diri

Sertakan periode pemberitahuan pengunduran diri pada bagian akhir surat. Periode ini biasanya berkisar antara satu hingga dua bulan.

4. Ajukan Surat Pengunduran Diri Secara Resmi

Setelah surat pengunduran diri selesai dibuat, ajukan surat tersebut secara resmi pada atasan atau pihak HRD perusahaan. Pastikan untuk memberikan salinan surat tersebut kepada rekan kerja yang berkepentingan.

5. Jaga Etika dan Profesionalisme

Saat mengajukan surat pengunduran diri, pastikan untuk menjaga etika dan profesionalisme. Jangan meninggalkan masalah atau tugas yang belum selesai, dan pastikan untuk memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang pekerjaan yang telah dilakukan.

6. Bahasa yang Digunakan dalam Surat Pengunduran Diri

Bahasa yang digunakan dalam surat pengunduran diri haruslah sopan dan jelas. Hindari menggunakan bahasa kasar atau menuduh pihak lain. Berikut adalah contoh bahasa yang bisa digunakan dalam surat pengunduran diri:

a. Sopan dan Jelas

“Saya dengan ini ingin memberitahukan bahwa saya akan mengundurkan diri dari pekerjaan saya di perusahaan ini. Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya selama bekerja di sini.”

b. Alasan yang Jelas

“Setelah mempertimbangkan dengan matang, saya memutuskan untuk mengundurkan diri karena saya menerima tawaran pekerjaan yang lebih cocok dengan minat dan skill saya.”

c. Periode Pemberitahuan Pengunduran Diri

“Saya berencana untuk mengundurkan diri pada tanggal 1 Juli 2021. Saya siap membantu melakukan transfer pengetahuan dan selesai melakukan pekerjaan yang masih tersisa.”

7. Kesimpulan

Surat pengunduran diri merupakan suatu pemberitahuan resmi yang harus dibuat dengan baik dan benar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau masalah di kemudian hari. Pastikan untuk menentukan alasan yang jelas, memperhatikan waktu yang tepat, membuat surat dengan baik dan benar, mengajukan surat secara resmi, menjaga etika dan profesionalisme, serta menggunakan bahasa yang sopan dan jelas.

8. FAQs

Apa yang Harus Saya Tulis dalam Surat Pengunduran Diri?

Anda harus menuliskan alasan pengunduran diri dengan jelas, sertakan periode pemberitahuan pengunduran diri, serta sampaikan rasa terima kasih pada perusahaan dan rekan kerja.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengajukan Surat Pengunduran Diri?

Ada beberapa momen yang ideal untuk mengajukan surat pengunduran diri, seperti setelah menyelesaikan proyek, setelah menerima bonus atau kenaikan gaji, atau sebelum cuti panjang.

Bagaimana Cara Mengajukan Surat Pengunduran Diri Secara Resmi?

Ajukan surat pengunduran diri secara resmi pada atasan atau pihak HRD perusahaan. Pastikan untuk memberikan salinan surat tersebut kepada rekan kerja yang berkepentingan.

Selain Bahasa Indonesia, Apa Bahasa yang Boleh Digunakan dalam Surat Pengunduran Diri?

Anda dapat menggunakan bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya jika perusahaan memiliki kantor cabang atau klien internasional. Namun, pastikan untuk tetap menggunakan bahasa yang sopan dan jelas.

Apakah Saya Harus Memberikan Alasan yang Jelas dalam Surat Pengunduran Diri?

Ya, anda harus memberikan alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan dalam surat pengunduran diri. Hal ini akan memberikan gambaran kepada perusahaan tentang alasan anda mengundurkan diri dan membantu mereka memperbaiki kondisi atau masalah yang ada di dalam perusahaan.

Leave a Comment